Dewan Akui Berat Tugas KPPS dan Polisi Pada Pemilu Serentak 2019

WARTABORNEO.COM - Pelaksanaan Pemilihan Umum Serentak 17 April 2019 telah selesai. Pesta Demokrasi ini terasa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena masyarakat diharusnya memilih untuk DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPD, DPR-RI, dan Presiden-Wakil Presiden. Dan hal ini otomatis berbanding lurus dengan beban kerja yang harus diterima petugas KPPS dan kepolisian.

Menurut Jeffray Edward, Ketua Dewan Sintang beban kerja yang diterima memang sangat berat. Hal ini berefek banyaknya petugas yang kelelahan bahkan sampai meninggal dunia. Untuk itu Jeffray turut berdukacita.

"Saya sangat berduka cita atas meninggalnya para petugas Kepolisian dan petugas KPPS, meskipun di daerah kita saya belum mendengarnya namun karena ini adalah pemilu nasional maka apa yang terjadi didaerah lain tentunya sangat kita rasakan," ungkapnya.

Menurut Jeffray, faktor kelelahan dirasakan sebagai penyebab utama karena para petugas tersebut harus menempuh perjalanan yang cukup jauh terlebih ke wilayah dimana TPS yang sulit dijangkau dengan transportasi.

"Memang tidak dipungkiri, kelelahan karena kurang istirahat adalah faktor penyebab utamanya, disamping kemungkinan lain yakni bawaan kesehatan dari para petugas tersebut," kata Jeffray, Minggu (21/4)

Untuk itu, dirinya mengusulkan untuk kedepannya, para petugas tersebut sebelum penugasan untuk diperiksa kesehatannya guna mengetahui riwayat dari kesehatannya. (*)

Subscribe to receive free email updates: