LOMBA CERITA TINGKAT SD/MI, SEKDA BILANG PANDAI CERITA DIAWALI GEMAR MEMBACA




www.wartaborneo.com-Sintang||Lomba bercerita tingkat Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidiyah Tahun 2019 diikuti 20 sekolah dengan jumlah peserta 40 orang. Pelaksanaan lomba  bercerita tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Tahun 2019 adalah di Aula CU Keling Kumang, Senin, 29 April 2019.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si yang membuka kegiatan menyampaikan bahwa kemampuan bercerita pada siapapun harus diawali dengan kegemaran membaca dan mendengarkan yang baik. Pembudayaan kegemaran membaca harus ditanamkan dan dilatih pada anak anak sejak dini serta berkelanjutan dalam kondisi yang kondusif, harmonis dan komunikatif.

“ Lomba bercerita ini merupakan salah satu program yang baik. Bercerita bermula dari perbuatan mendongeng yang menyenangkan bagi semua orang, dan memberikan manfaat bagi setiap orang dengan mengangkat cerita zaman dahulu untuk diteladani. Orang yang suka dan pandai bercerita biasanya mampu membaca dan menangkap isi bacaan dari buku buku cerita yang kemudian diolahnya dengan bahasa yang gampang dicerna oleh pendengarnya ” , terang Yosepha Hasnah.

Saat lomba berlangsung, memang tampak beberapa peserta ada yang membawa alat peraga seperti ranting ranting kayu, replika bukit kelam, dayung dan sebagainya.

“ Buku sebagai sumber bahan bacaan menjadi jendela untuk menemukan karangan cerita. Hubungan antara membaca, buku dan bercerita. Semakin banyak buku yang kita baca, semakin mendukung kemampuan bercerita kepada orang lain. Oleh karenanya, budaya membaca harus kita dorong kepada anak anak kita sejak usia dini ” , tambah Yosepha Hasnah.

“ Namun saya melihat kebiasaan membaca masih banyak diabaikan kita semua karena adanya media yang lebih praktis seperti televisi, radio, maupun internet. Kita perlu mencari strategi agar minat baca di kalangan anak anak terus tumbuh dengan baik. Saya mengapresiasi lomba bercerita ini. Dan saya yakin dengan lomba ini akan mendorong minat baca anak anak “ , ujar Yosepha.

“ Untuk itu, pesan saya kepada anak anak untuk bisa mengikuti lomba ini dengan baik, jangan takut salah dan merasa malu, ungkapkan cerita yang kalian sukai melalui cara dan tata bahasa yang baik. Menang atau kalah dalam lomba ini hal yang biasa, jangan menjadi beban, yang penting tampil sebaik baiknya. Saya juga minta lomba seperti ini bisa rutin dilaksanakan dan bisa menjadi agenda tahunan kita karena sejalan dengan visi pembangunan daerah kita yakni mewujudkan masyarakat yang cerdas ” , pesan Yosepha Hasnah.

Sementara Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sintang Iwan Setiadi menyampaikan bahwa tujuan dari lomba ini adalah menumbuhkembangkan kegemaran membaca anak anak serta kecintaan terhadap karya budaya bangsa melalui berbagai bacaan dan buku.

“ Kami ingin mengangkat dan mempopulerkan buku buku cerita budaya daerah lokal yang mengandung nilai nilai kehidupan yang baik serta menumbuhkembangkan kecintaan anak anak terhadap karya budaya bangsa ” , terang Iwan Setiadi.

“ Kami sudah siapkan piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada juara 1 sampai tiga dan juara harapan 1 sampai tiga. Yang juara pertama akan dikirim mewakili Kabupaten Sintang pada lomba bercerita tingkat propinsi Kalimantan Barat ” , uajr Iwan Setiadi.
( Rz )

Subscribe to receive free email updates: