Kondisi Jalan dan Badan Jembatan Dekat Pendopo Bupati Sintang Rusak, Ini Komentar Dewan

Foto : Dok. WARTABORNEO (9/5)
WARTABORNEO.COM-Kondisi jalan dan badan jembatan dekat Pendopo Bupati Sintang kondisinya mengkuatirkan. Pasalnya kondisi jalan sekitar pendopo tersebut selain ada yang bergelombang, kondisi jembatan juga sedikit mengkhawatirkan serta badan jalan yang berada di sisi arah pantai juga longsor.

Kondisi jalan dan badan jembatan rusak ini sudah berlangsung cukup lama bahkan sejak jaman mantan Bupati Sintang dijabat Milton Crosby. Dan hingga saat ini belum ada upaya untuk dilakukan pembenahan.

Terkait hal tersebut, Ketua Komisi B, DPRD Sintang Florensius Roni menyatakan keprihatinannya sekaligus meminta Pemkab Sintang untuk segera melakukan perbaikan sebagian jalan tersebut. "Masa berada di ikon Sintang namun kondisi jalannya tidak baik. Inikan sangat memalukan. Padahal disana juga ada Pendopo yang sering digunakan untuk kegiatan yang mendatangkan tamu dari luar," ujarnya kepada awak media kami, Kamis (9/5/19).

Untuk itu politisi dari Partai Nasdem ini mengingatkan supaya ada tindakan cepat terkait hal ini. Jangan sampai ada kejadian yang tidak diharapkan baru melakukan pembenahan.

"Aktivitas masyarakat banyak disana, kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Jangan sampai kecolongan, baru ada upaya melakukan pembenahan," kata Roni.

Seperti diketahui, banyak aktivitas dilakukan di sekitar lokasi ini terutama pada sore hari. Mulai dari banyaknya pedagan yang membuka dagangan dan masyarakat yang menikmati keindahan sungai di sore hari.

Menurut  Florensius Roni, yang harus dibenahi tersebut adalah mulai dari persimpangan kantor Dispenda sampai depan perumahan perwira Kodim arah Markas Denbengkang.

"Dipertigaan Dispenda itu masih ditanah dan belum di aspal dan hanya dibarau dengan kayu. Kemudian dijembatan ada patahan dibadan jembatan yang mengarah ke parit atau yang menghadap ke sungai, bahkan ada lubang akibat tanah yang runtuh. Selain itu jalan yang didepan perumahan perwira Kodim itu juga amblas. Nah, inikan sangat berbahaya bagi pengguna jalan serta masyarakat yang beraktivitas disitu," ungkapnya.

Untuk itu Roni berharap dinas terkati bisa segera melakukan perbaikan. "Yang lebih memprihatinkan, sudahlah kondisinya seperti itu, kita tak melihat ada plang tanda larangan atau petunjuk apapun sebagai peringatan buat masyarakat, dan malahan menjadi tempat berdagang," tandasnya. (*)

Subscribe to receive free email updates: