BANJIR LAGI, WARGA HARUS LEBIH WASPADA

WARTABORNEO.COM - Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang , Nekodimus prihatin pada masyarakat yang terkena dampak cuaca ekstrim. Cuaca ekstrim beberapa minggu terakhir telah melanda Sintang dan sekitarnya. Debit air Sungai Kapuas dan Sungai Melawi pun sempat naik pada ketinggian yang mendekati perumahan warga di bantaran kedua sungai. 

“Dalam situasi seperti ini, sudah selayaknya kita waspada. Terutama untuk masyarakat Sintang yang tinggal di daerah dataran rendah dan bantaran sungai-sungai yang ada, baik itu di sepanjang Melawi, Kapuas, Ketungau hingga ke sungai-sungai kecil lainnya, hujan sikit air naik, kita kena banjir,” kata Nekodimus, Selasa (22/11/2022).

Selaku anggota komisi yang membidangi soal lingkungan, Nekodimus pun menyampaikan himbauannya kepada warga masyarakat, agar dapat mewaspadai dan mengantisipasi dampak tingginya curah hujan ini.

“Kita semua tahu, sudah 2 tahun ini, kita mengalami cuaca yang tidak dapat terprediksi.  Saat yang harusnya musim kemarau, tapi malah sering hujan. Apalagi Apalagi kita ni memang masuk ke musim penghujan, air kita ini pun gampang sekali pasang,” kata Nekodimus lagi.

Politisi Partai Hanura ini menekankan agar masyarakat waspada. Nekodimus juga mengingatkan bahwa dalam 2 tahun terakhir tak terhitung banyaknya kerugian materil yang terjadi akibat banjir di Sintang. Banjir yang terjadi nyaris merata di setiap kecamatan mulai dari hulu Ambalau hingga ke hilir Sepauk.

“Bencana itu juga menelan korban jiwa bukan hanya harta benda yang habis. Kita sempat dengar tahun lalu ada anak kecil yang tenggelam main banjir, belum lagi yang di Tebidah sampai hanyut fasilitas public, steher mereka. Untuk itu sekali lagi saya himbaukan kepada seluruh warga Sintang untuk berjaga-jaga terhadap air, ingat untuk memperhatikan perubahan di lingkungannya masing-masing sebagai akibat dari hujan yang terus menerus ini, segera mengungsi bila diperlukan,” pesan Nekodimus. (*)

Subscribe to receive free email updates: