wartaborneo.com, MUARA TEWEH – Stadion Swakarya saat ini sedang mendapatkan peningkatan sarana. Stadion kebanggaan masyarakat Barito Utara menjalani proses rehabilitasi untuk meningkatkan kualitas dan kenyamanannya. Berbagai perbaikan dilakukan, mulai dari pergantian rumput lapangan hingga penambahan fasilitas pendukung.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara, Iman Topik, menjelaskan bahwa pekerjaan yang sedang berlangsung mencakup beberapa item utama.
“Stadion Swakarya sedang dalam proses rehabilitasi untuk pergantian rumput, pemasangan paving, pembuatan drainase, dan pemasangan atap di tribun,” jelas Iman Topik, saat dikonfirmasi, Minggu (19/10/2025).
Fokus utama dari rehabilitasi kali ini adalah peningkatan kualitas lapangan sepak bola. Iman Topik menegaskan bahwa rumput lama akan diganti secara total dengan rumput yang memenuhi standar nasional. “Semua rumput yang ada akan dicabut, kemudian dilakukan penimbunan dan penanaman rumput kembali sesuai standar PSSI,” paparnya.
Langkah ini dinilai sebagai terobosan penting untuk menunjang kegiatan olahraga, khususnya sepak bola, di Barito Utara. Terlebih lagi, dikatakan Iman Topik ini bagian program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Shalahuddin-Felix dibidang olahraga yakni peningkatan sarana dan prasarana olahraga.
Dengan lapangan yang memenuhi standar, diharapkan dapat memacu prestasi atlet lokal dan menjadi venue yang layak untuk menyelenggarakan pertandingan resmi.
“Selain lapangan, pekerjaan pembuatan drainase yang baik akan mencegah genangan air, sementara pemasangan paving dan atap tribun akan meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi para penonton,” pungkas Iman Topik.
Dari pantauan media ini, proses rehabilitasi lapangan sudah berjalan, alat berat sudah beroperasi membongkar rumput lapangan, sementara dari papan informasi pengerjaan proyek disebutkan anggaran program peningkatan sarana dan prasarana stadion menelan biaya Rp4 miliar lebih dengan waktu pengerjaan selama 85 hari kalender.(AhyaFr)












