wartaborneo.com, MUARA TEWEH – Dalam upaya menjaga dan melestarikan budaya Barito Utara, Sanggar seni Harmony Etnika Nusantara Barito Utara menggelar workshop atau pelatihan seni tari dan vocal kepada pelajar dan guru, di Aula Bappeda, Muara Teweh, Rabu (17/12/2025).
Disampaikan Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Barito Utara, Nor Aslah saat membuka kegiatan ini, dia berharap kebudayaan Barito Utara dapat terus eksis.
“Seluruh peserta saya harap dapat menyerap ilmu yang disampaikan narasumber,” kata Nor Aslah.
Dia jua mengatakan, dengan adanya workshop seni tari dan vocal pada tingkat pelajar ini dapat memberikan pemahaman budaya sejak dini kepada anak-anak di Barito Utara, sehingga tujuan diadakan workshop dalam upaya menjaga seni dan budaya dapat tercapai.
“Kita berharap budaya dapat berkembang serta kegiatan ini menjadi pelopor untuk keberlanjutan dan perkembangan seni tari dan vocal di Barito Utara. Saya ingin dengan adanya pelatihan ini diharapkan siswa dan guru lebih faham dan mengerti terkait kesenian tari dan vocal,” ujarnya.
Ketua pelaksana Workshop, Wahyudi, SPd.Mus menjelaskan, kegiatan ini adalah upaya pihaknya melestarikan seni budaya Barito Utara.
Selain itu, bertujuan memperluas pengalaman dan mempererat silaturahmi agar menjaga keutuhan budaya asli Barito Utara.
“Ini juga sebagai bentuk pembinaan kepada peserta didik dan para penggiat seni yang ada di Barito Utara, dan juga untuk para Guru di bidang seni budaya,” terang Wahyudi.
Diungkapkan Wahyudi, peserta yang mengikuti workshop ini berjumlah kurang lebih 100 peserta terdiri tingkat pelajar, dan guru yang ada di pusat Kota Muara Teweh.
“Nanti di tahun depan kami bakal melaksanakan lomba seni budaya pada Januari tahun 2026 berupa lomba tari serta vocal solo dan vocal grup sebagai upaya memberikan pengalaman yang lebih,” pungkas Wahyudi.
Penulis: R. Saputra
Editor: Ahya FR












