wartaborneo.com, MUARA TEWEH – Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia, Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Utara menggelar kampanye antikorupsi melibatkan generasi muda dengan merangkul mahasiswa STIE Muara Teweh.
Acara yang berlangsung di Aula Hagia Shopia, STIE Muara Teweh pada Senin (6/10/2025) ini mengusung tema “Peran Generasi Muda Dalam Upaya Pencegahan Tindak Pidana Korupsi”.
Kepala Kejari Barito Utara, yang diwakili oleh Kepala Seksi Intelijen Widha Sinulingga, menekankan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tanggung jawab penegak hukum, melainkan tugas seluruh elemen masyarakat, termasuk kaum muda.
Sehingga, melalui edukasi dan kolaborasi antara generasi muda dan Kejaksaan, dapat membangun budaya hukum yang berintegritas dan berkelanjutan.
“Generasi muda berperan penting sebagai pengawal moral bangsa,” tegas Widha.
Kegiatan yang dihadiri oleh pimpinan kampus, dosen, serta ratusan mahasiswa juga dilengkapi dengan pre-post test untuk mengukur pemahaman peserta. Sebagai bentuk kampanye kreatif, lebih dari 100 peserta menerima stiker Hakordia (Hari Anti Korupsi Sedunia).

Melalui kegiatan ini, Kejari Barito Utara berharap dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian generasi muda dalam upaya pencegahan korupsi sejak dini, sekaligus memperkuat komitmen bersama menuju tata kelola yang bersih dan akuntabel.
Sementara itu, pembina Yayasan Batara Muara Teweh, H. Tajeri mengaku senang dan mengapresiasi sekaligus menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kejari Barito Utara.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Barito Utara yang telah meluangkan waktu untuk memberikan kuliah umum kepada seluruh mahasiswa STIE Muara Teweh,” ujarnya.
Ia menyampaikan harapan besar agar materi yang diberikan dapat menjadi fondasi yang kokoh bagi para mahasiswa.
“Harapan kami, materi pendidikan anti-korupsi yang diberikan menjadi dasar kepada seluruh mahasiswa agar dapat menyampaikan kepada semua keluarga, saudara-saudaranya semuanya agar tidak melanggar perundangan, terkhusus yang berkaitan dengan masalah korupsi,” jelas H. Tajeri.
Lebih lanjut, Ketua Komisi III DPRD Barito Utara ini juga menyatakan dukungan penuh atas inisiatif yang digagas oleh Kejari tersebut. Ia berharap program semacam ini tidak berhenti hanya sekali ini saja.
“Saya mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Kejari Barito Utara, dengan harapan program ini berlanjut ke depannya,” pungkasnya.(AFR)












