Stabilkan Harga Jelang Nataru, Pemkab Barito Utara Gandeng Bulog Gelar Pasar Murah

wartaborneo.com, MUARA TEWEH – Guna menjaga stabilitas harga menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar pasar murah di halaman kantor Bupati pada sabtu (20/12/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Felix Sonadie, Sekretaris Daerah, Drs Muhlis, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, Dandim 1013/Mtw, Letkol Inf Nurwahid, dan Kajari Barito Utara, Fredy Simanjuntak.

Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, S.T., M.T., bersama Forkopimda sebelum membuka pasar murah eboh dulu melaksanakan operasi pasar ke dua pasar tradisional yaitu pasar Pendopo dan Pasar Bebas Banjir (PBB). Pengecekan langsung dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga sembilan bahan pokok utama di wilayahnya.

“Kami bersama rombongan telah mengecek ke dua buah pasar dan di sana memang ternyata harga-harga ini tidak ada yang terlalu melonjak, semua cukup stabil,” ujar Bupati Shalahuddin dalam sambutannya.

Ia mengakui hanya terdapat beberapa komoditas yang harganya masih mahal, yaitu cabai merah dan bawang merah. Sementara untuk komoditas lain seperti ayam dan daging, harganya dinilai masih stabil.

Lebih lanjut, dia menyampaikan hasil pengecekan menunjukkan ketersediaan stok bahan pokok di Barito Utara dalam kondisi aman. Stok diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga hingga enam bulan ke depan.

“Alhamdulillah tadi sudah dijaminkan bahwa tiga bulan bahkan sampai enam bulan mendatang ketersediaan daripada bahan pokoknya cukup untuk Barito Utara,” jelas Shalahuddin di hadapan warga yang menerima manfaat Pasar Murah.

Operasi pasar murah kali ini menyalurkan sebanyak 700 paket sembako. Menggandeng Bulog Barito Utara dalam menyediakan paket seperti beras dan lainnya.

Diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara, Dewi Handayani, operasi pasar murah ini sebagai langkah Pemkab Barito Utara melalui Disdagrin menstabilkan harga menjelang hari besar Nataru.

“Pemkab sudah mensubsidi paket sembako kepada warga yang menerima hari ini sebesar Rp90 ribu dari nilai harga paket sembako sebesar Rp150 ribu, tetapi pa bupati kembali memberikan subsidi secara pribadi sehingga paket sembako gratis kepada warga yang hadir,” tandas Dewi.

Editor: Ahya FR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *