Hukrim  

Diringkus di Kutai Timur, Akhir Pelarian Salah Satu Pelaku Pembunuhan Sadis di Perbatasan Kalteng-Kaltim

Foto pelaku. Fb

wartaborneo.com, MUARA TEWEH – Kepolisian Resor (Polres) Barito Utara berhasil menangkap satu lagi pelaku pembunuhan sadis yang sebelumnya terjadi Minggu (19/4/2026) di perbatasan Kalimantan Tengah – Kalimantan Timur.

Salah satu pelaku Suparno alias Mano (45) berhasil dibekuk dari pelariannya di Kalimantan Timur tepatnya di Kutai Timur.

Kapolres Barito Utara AKBP Singgih Febiyanto melalui Kasat Reskrim AKP Ricky Hermawan mengungkapkan bahwa Mano ditangkap saat bersembunyi di sebuah pondok kosong di kawasan semak belukar di Kutai Timur.

Dijelaskan Kasat Reskrim AKP Ricky Hermawan, Mano diringkus di daerah Kutai Timur, Kalimantan Timur, pada Selasa (28/4/2026) sore sekitar pukul 16.30 WITA.

“Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara Polres Barito Utara, Polres Kutai Timur, dan Polsek Kongbeng,” kata AKP Ricky, Jumat (1/5/2026).

Ia menyampaikan, saat itu pelaku diamankan tanpa perlawanan. Selama masa pelariannya, Mano diketahui berpindah-pindah lokasi, mulai dari Samarinda, Kutai Barat, Kutai Timur, Kongbeng, hingga Muara Wahau, sebelum akhirnya kembali ke Kutai Timur dan tertangkap.

“Kami masih terus mendalami motif serta kronologi lengkap pembunuhan satu keluarga di Benangin tersebut,” tambah Ricky.

Saat ini Mano telah dibawa ke Mapolres Barito Utara guna mempertanggungjawabkan tindakannya.

AKP Ricky juga menambahkan operasi penangkapan ini sangat menantang karena para petugas harus menempuh perjalanan darat selama 26 jam untuk mencapai lokasi di Kalimantan Timur.

“Kami berangkat hari Minggu dan baru tiba di lokasi hari Selasa,” ujarnya.

Dari keterangan pelaku kepada penyidik, pelaku sudah mengakui menjadi eksekutor dengan membunuh tiga orang korban dengan senjata tajam yang kini sudah dijadikan barang bukti.

“Semua sudah diakui, dalam pemeriksaan awal, pelaku telah mengakui seluruh perbuatannya,” pungkas AKP Ricky.

Dikabarkan sebelumnya, tiga pelaku 1Lk, Ps, S, sudah ditangkap atas kasus pembunuhan satu keluarga terdiri lima orang asal Benangin II yang terjadi diperbatasan Kalteng-Kaltim.

Editor: Ahya Fr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *