wartaborneo.com, MUARA TEWEH – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Taufik Nugraha, menyampaikan, peran aktif pemberantasan narkoba tidak hanya bias ditangani aparat penegak hukum atau kepolisian saja. Namun, harus ada peran aktif seluruh lapisan masyarakat.
Ini dikatakan Taufik saat memberikan apresiasi terhadap kegiatan Koordinasi Pengembangan Program Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Anti Narkoba di Aula Setda Barito Utara lantai I, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan sinergi Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (KesbangPol) upaya pemberantasan narkoba selama ini seringkali terfokus pada sisi penindakan.
Padahal, kata dia, pencegahan melalui penguatan kesadaran masyarakat hingga tingkat lingkungan terkecil jauh lebih efektif untuk memutus rantai peredaran gelap narkotika.
“Persoalan ini membutuhkan kerja bersama karena pemerintah dan aparat tidak dapat bekerja sendiri. Kami sangat mengapresiasi langkah BNN Provinsi yang mendorong keterlibatan kelompok masyarakat dalam program pencegahan,” ujar Taufik di hadapan para peserta rapat.
Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan bahwa masyarakat memiliki peran strategis karena menjadi ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan keluarga dan lingkungan sosial. Melalui pemberdayaan yang tepat, masyarakat diharapkan mampu mengenali potensi penyalahgunaan narkoba sejak dini.
Taufik juga menyoroti perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses transportasi yang dinilai membuka peluang baru bagi peredaran narkoba dengan modus yang kian canggih. Karena itu, ia meminta peningkatan kewaspadaan kolektif agar tidak tertinggal dari dinamika ancaman.
“Ancaman narkoba terus berubah. Karena itu, pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat juga harus ditingkatkan agar potensi penyalahgunaan dapat diketahui dan dicegah sedini mungkin,” tegasnya.
Editor: Ahya Fr












