wartaborneo.com, MALANG –
Nama Jaguar mungkin kini hanya tinggal kenangan bagi sebagian penikmat musik rock lawas Indonesia. Namun di era 1980-an, band rock asal Malang itu pernah menjadi salah satu grup panggung paling eksplosif di Tanah Air.
Kisah itu kembali diangkat melalui unggahan akun Facebook Petra Jaya Purba yang menceritakan perjalanan Jaguar saat mengikuti tour God Bless ’86 di 10 kota dan tampil dalam ajang Zebra Rock ’86 di Parkir Timur Senayan Jakarta.
Kala itu Jaguar diperkuat sejumlah musisi rock lintas daerah, yakni Toto Tewel dan Alfa pada gitar, Adie Sibolangit di bass, Rush Tato di drum, serta Micky Markelbach di posisi vokal yang kemudian dikenal luas dengan julukan Micky Jaguar.
Micky sendiri merupakan rocker asal Malang kelahiran Sukabumi yang dikenal memiliki energi panggung luar biasa. Dalam unggahan tersebut disebutkan, Jaguar banyak membawakan lagu-lagu milik Rolling Stones sepanjang pertunjukan mereka.
Sementara God Bless pada masa itu disebut masih kerap membawakan lagu-lagu cover Deep Purple dalam beberapa penampilannya.
“Aksi panggung Jaguar cukup mempesona, bahkan mengungguli God Bless,” tulis Petra Jaya Purba dalam unggahannya sambil bernostalgia tentang atmosfer rock Indonesia era 1980-an.
Jaguar dikenal memiliki komunikasi panggung yang kuat dengan penonton. Karakter vokal Micky Jaguar yang liar dan enerjik menjadi salah satu daya tarik utama grup tersebut.
Meski berasal dari Malang, perjalanan Jaguar juga diwarnai bongkar pasang personel.
Micky Jaguar sendiri sempat satu jalur musik bersama Toto Tewel di Ogle Eyes Malang, sedangkan Toto Tewel dan Rush Tato kemudian dikenal pula melalui Elpamas Pandaan.
Nama Adie Sibolangit juga bukan sosok sembarangan di skena rock nasional. Bassis asal Medan itu pernah memperkuat Minstreal Medan hingga Giant Step Bandung.
Jaguar menjadi salah satu potret bagaimana era rock Indonesia tahun 1980-an dipenuhi musisi lintas kota dengan idealisme dan energi panggung yang kuat.
Meski tak banyak meninggalkan rekaman besar seperti band-band mainstream lainnya, nama Jaguar tetap dikenang sebagai salah satu grup panggung paling garang pada masanya.
Editor: Iyus










