Anggota DPRD Barito Utara Apresiasi Bantuan Pemprov Kalteng untuk Korban Karhutla

Patih Herman
Anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB. Foto-wartaborneo/AhyaFR

wartaborneo.com, MUARA TEWEH – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB, menyampaikan apresiasi dan tanggapan positif atas penyaluran Bantuan Pangan dan Kartu Harapan Bangsa Sejahtera (KHBS) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kepada masyarakat terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayahnya.

Menurut Patih Herman, langkah cepat yang diambil Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo, dalam menyerahkan bantuan secara simbolis di Muara Teweh pada Senin (21/9/2026) merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah kesulitan masyarakat.

“Kami dari DPRD Barito Utara sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas perhatian Pemprov Kalteng. Bantuan pangan dan KHBS ini sangat berarti bagi warga kami yang sedang menghadapi dampak Karhutla, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi,” ujar Patih Herman saat dihubungi, Senin (21/9/2026).

Politisi yang dikenal dekat dengan masyarakat ini menilai, paket bantuan pangan sebanyak 2.000 paket yang dialokasikan untuk Barito Utara harus segera didistribusikan secara tepat sasaran. Ia berharap pemerintah daerah memastikan data penerima valid, sehingga tidak ada warga terdampak yang terlewat.

“Kami minta dinas terkait di Pemkab Barito Utara bergerak cepat. Jangan sampai bantuan menumpuk di gudang. Warga di desa-desa terdampak asap dan yang kesulitan air bersih harus jadi prioritas utama,” tegasnya.

Patih Herman juga menyoroti sejumlah program Pemprov Kalteng yang dinilainya sangat relevan dengan kondisi saat ini, seperti pembagian masker N95/KN95, multivitamin, penyediaan Rumah Oksigen, serta sumur bor untuk air bersih. Menurutnya, 1.000 masker dan 500 tablet vitamin untuk Barito Utara perlu ditambah mengingat luasnya wilayah yang terdampak kabut asap.

“Kami berharap ada tambahan alokasi, terutama masker dan vitamin, karena kebutuhan di lapangan cukup tinggi. Begitu pula dengan air bersih, cadangan 10 juta liter untuk Kalteng harus dipastikan mengalir ke Barito Utara,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Patih Herman mengimbau masyarakat untuk mematuhi larangan membuka lahan dengan cara membakar. Ia mendukung penegakan hukum tegas bagi pelaku pembakaran lahan yang terbukti sengaja memicu Karhutla.

“Kita semua harus gotong royong. Jangan ada lagi yang membakar lahan. Ini bukan hanya soal hukum, tapi soal keselamatan bersama. Mari jaga kesehatan, pakai masker jika udara memburuk, dan saling mengingatkan,” pungkasnya.

Acara penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, beserta Forkopimda, Kepala OPD, tokoh masyarakat, agama, adat, serta rekan media.

Editor : Ahya Fr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *