RDP bersama Maskapai, DPRD Barito Utara Desak Turunkan Tarif Tiket dan Sediakan 10 Kg Bagasi Gratis

wartaborneo.com, MUARA TEWEH – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang membahas tingginya harga tiket pesawat dari Muara Teweh ke Kota Banjarmasin.

RDP yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD setempat pada Kamis (19/2/2026) itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Hj. Henny Rosgiaty Rusli, S.P., M.M., dan dihadiri oleh delapan anggota dewan.

Dalam rapat yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB tersebut, para wakil rakyat menyoroti beban biaya transportasi udara yang dirasakan masyarakat.

Selain itu, pelayanan di Bandara Haji Muhammad Sidik (HMS) juga menjadi sorotan karena dinilai masih perlu peningkatan demi kenyamanan pengguna jasa. Suasana diskusi berlangsung dinamis dengan para pemangku kepentingan yang saling memberikan masukan terkait struktur tarif dan konektivitas daerah.

Menanggapi hal tersebut, Pimpinan Rapat Hj. Henny Rosgiaty Rusli menegaskan pentingnya keberpihakan maskapai terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

“Kami meminta kepada maskapai untuk menyediakan minimal 10 kilogram bagasi gratis per penumpang untuk rute Muara Teweh-Banjarmasin dan sebaliknya. Ini bukan sekadar fasilitas, tetapi kebutuhan mendasar bagi warga kami yang kerap bepergian untuk urusan kesehatan dan ekonomi,” tegasnya.

RDP yang juga membahas struktur tarif itu akhirnya menghasilkan lima kesimpulan strategis. Pertama, DPRD mendesak dilakukannya evaluasi struktur tarif dan pelayanan pada rute feeder di daerah. Kedua, menetapkan rute Banjarmasin–HMS dan Palangkaraya–HMS sebagai rute strategis konektivitas daerah yang harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat maupun penyedia jasa penerbangan.

Lebih lanjut, dewan juga mengusulkan agar maskapai menyediakan dua kursi cadangan untuk kepentingan kedaruratan Pemerintah Daerah.

“Dua seat ini penting untuk mobilitas cepat aparatur maupun masyarakat dalam kondisi darurat yang memerlukan penanganan segera di luar daerah,” imbuhnya.

Selain itu, rekomendasi peningkatan pelayanan publik di Bandara Haji Muhammad Sidik turut disepakati dalam rapat tersebut.

“Kami harap seluruh poin kesepakatan dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak eksekutif dan maskapai penerbangan demi terciptanya transportasi udara yang terjangkau, adil, dan berkualitas bagi masyarakat Barito Utara,” pungkas Henny.

Editor: Ahya Frk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *