Sinergikan Program P4GN di Barito Utara, Kepala BNNP Kalteng: Orang Tua Mesti Aktif Awasi Anak dari Narkoba

Kepala BNNP Kalteng
Kepala BNNP Kalteng, Brigjen Pol Mada Roostanto, menggelar audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Barito Utara di Balai Antang, Muara Teweh, pada Rabu (11/2/2026).Foto-wartaborneo/AhyaFR

wartaborneo.com, MUARA TEWEH – Meningkatnya demand atau permintaan atas penyalahgunaan narkoba di wilayah Kalimantan Tengah menjadi perhatian serius pemerintah.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah, Brigjen Pol Mada Roostanto, menggelar audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Barito Utara di Balai Antang, Muara Teweh, pada Rabu (11/2/2026).

Pertemuan ini bertujuan untuk menyinergikan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di wilayah berjuluk Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.

Brigjen Pol Mada Roostanto menegaskan bahwa pihaknya akan fokus pada penguatan pencegahan dini untuk mengantisipasi peredaran gelap narkoba.

Salah satu langkah strategis yang akan digencarkan adalah Program ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Indonesia Bersih Narkoba). Program ini merupakan inisiatif nasional BNN RI yang diluncurkan pada akhir tahun 2025, yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan anak-anak dan remaja dari ancaman narkotika melalui pencegahan di lingkungan pendidikan dan keluarga.

“Kita harapkan masa depan Indonesia, khususnya Kalimantan Tengah, cerah menyongsong Indonesia Emas 2045. Anak cucu kita harus bisa mengatakan tidak pada narkoba. Mereka jangan sampai menjadi korban,” ujar Brigjen Pol Mada Roostanto.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti perubahan zaman yang semakin kompleks. Ia mengimbau para orang tua untuk lebih waspada dan berperan aktif dalam mengawasi buah hatinya.

“Peran orang tua sangat dibutuhkan. Tanyakan kepada anak bagaimana di sekolah, bagaimana lingkungannya, dan siapa saja teman-temannya. Zaman sekarang adalah zaman gawai, sudah sangat berbeda dengan dulu,” jelas Mada.

Dia pun mengajak setiap orang tua dapat perhatikan anak-anak. Jika di sekolah mulai terlihat sering mengantuk atau tertawa sendiri, dirinya meminta segera bawa ke BNN.

“Jika belum ada BNN terdekat, bawa ke rumah sakit untuk tes urine. Lihat perubahan perilakunya, jangan sampai kita lengah,” imbaunya.

Kepala BNNP Kalteng juga mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya menyasar kalangan sipil, tetapi juga berbagai lini.

“Saat ini semua lini terkena, baik itu instansi pemerintah, PNS, TNI, Polri, hingga anak-anak kita. Mereka menyerang dari segala lini, sehingga kita semua harus bersatu,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menyatakan dukungan penuh dari pemerintah kabupaten terhadap upaya pemberantasan narkoba.

Ia menyebutkan bahwa langkah konkret yang akan segera dilakukan adalah merenovasi gedung yang telah dihibahkan beserta fasilitasnya untuk dijadikan sebagai rumah rehabilitasi bagi pecandu narkoba. Instruksi ini telah diberikan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat.

“Saya mengajak semua pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba di Barito Utara,” ajak Shalahuddin.

Dia juga menyebut, dengan sinergi antara BNNP Kalteng dan Pemkab Barito Utara ini, diharapkan upaya P4GN dapat berjalan lebih efektif.

“Kita sangat berharap mampu menyelamatkan generasi muda di wilayah kita dari bahaya narkotika,” pungkasnya.

Editor: Ahya FRK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *