Sistem BLUD di SMK Bekali Siswa Keahlian Praktis dan Jiwa Kewirausahaan

Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi. Foto-ist

wartaborneo.com, BANJARMASIN – Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi mengatakan, sistem BLUD di sekolah kejuruan bertujuan membekali siswa dengan keahlian praktis dan jiwa kewirausahaan.

Hal itu bisa melalui unit usaha seperti jasa perhotelan, manufaktur, industri kreatif, hingga kuliner, sekolah mempersiapkan siswa menjadi wirausaha mandiri.

“Kita dorong BLUD agar lulusannya memiliki keahlian nyata. Namun, pendidikan tetap yang utama. Jangan sampai urusan bisnis justru membebani sekolah dan mengganggu proses belajar,” kata Paman Yani mengingatkan.

Dia tegaskan, pihaknya akan menyiapkan payung hukum yang jelas agar pengelola BLUD terlindungi saat bekerja.

“Kami juga akan mengadakan pameran khusus produk karya siswa SMK BLUD bersama dinas terkait, agar karya mereka masyarakat kenal, tumbuh inovasinya, dan mampu menembus pasar internasional,” harap Yani.

Yani Helmi mengatakan hal itu, usai Komisi II dan Komisi IV DPRD Kalsel menggelar rapat kerja gabungan di Ruang Rapat Komisi II, Lantai 4 Gedung DPRD Kalsel, Rabu (23/9/2026).

Kedua komisi membahas tata kelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) yang berada di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel.

Muhammad Yani Helmi sendiri yang memimpin rapat tersebut dengan mengundang BPKAD Kalsel, Biro Perekonomian Setda Kalsel, Disdikbud Kalsel, seluruh kepala SMKN BLUD se-Kalsel, dan Plt Kepala SMAN 1 Aluh-Aluh.

Yani Helmi — yang akrab disapa Paman Yani — mengingatkan agar kegiatan usaha tidak menggeser fungsi utama sekolah.

Sementara itu, Kepala SMKN 2 Banjarmasin, Novie Bambang R., menyambut baik dukungan dan pendampingan dari dewan.
“Kami sangat menghargai perhatian Komisi II dan Komisi IV. Pengawasan dan arahan ini sangat kami butuhkan agar tata kelola dan anggaran berjalan benar,” ujarnya.

Semoga, harapnya, SMK di Kalsel akan terus melahirkan lulusan yang mandiri, berjiwa wirausaha, dan mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat. (Mun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *