wartaborneo.com, MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin baru saja melantik para pejabat tinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Senin (4/5/2026).
Sejumlah nama di tingkat pejabat Eselon II beralih tugas atau mutasi dari dinas-dinas dipimpinnya selama ini. Dari data disampaikan Dinas Komunikasi, Informasi, dan Persandian (Diskominfosandi) ada 18 pejabat berganti.
Dari sejumlah nama, salah satu yang menjadi sorotan yaitu beralihnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara, Muhammad Iman Topik.
Satu nama pengganti dari Iman Topik bukan lah nama asing di Dinas PUPR, Rody ditunjuk menggantikan Iman Topik sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Barito Utara.
Nama Rody merupakan pejabat tinggi saat masih menjabat sebagai Kepala Bidang Bina Marga PUPR Provinsi Kalimantan Tengah, yang mana saat itu masih dipimpin Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin ketika menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng.
Duet nama atasan dan bawahan di PUPR Kalteng ini berlanjut ke Barito Utara. Bupati Shalahuddin yang saat ini menjabat sebagai orang nomor satu di Barito Utara kembali mempercayakan Rody ikut membantunya di instansi ujung tombak pembangunan daerah.
Sebelumnya, Rody ditunjuk lebih dulu mengisi jabatan Plt Sekretaris PUPR Barito Utara, sampai pada akhirnya ditunjuk menjadi Plt Kadis PUPR Barito Utara melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dilaksanakan di Balai Antang, Senin (4/5).
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin mengonfirmasi terkait peralihan orang nomor satu di PUPR ini. Ia mengatakan ini sebagai langkah penyegaran instansi
Namun, saat ditanyai wartawan terkait peralihan ini apakah ada kaitannya dengan rendahnya penyerapan anggaran PUPR di semester awal tahun 2026, dia menjawab tidak juga terkait pergantian di PUPR.
“Tidak juga, ya mungkin salah satunya itu (Penyerapan Anggaran- red), tapi ada beberapa lagi pertimbangan, penggantinya kan pa Rody nih, orang teknis, kita kembalikan orang teknis,” ungkapnya.
Sebelumnya, pada apel gabungan beberapa waktu lalu, Bupati Shalahuddin menyampaikan PUPR menjadi satu dari tiga instansi yang memiliki kinerja penyerapan rendah selain RSUD Muara Teweh dan Dinas Pertanian.
Kini pertanyaaan muncul, akankah ‘kemesraan’ di tingkat provinsi hingga ke Kabupaten Barito Utara bisa membawa kemajuan untuk masyarakat?
Editor: Ahya Fr












