Distan Kobar Lakukan Pengawasan Ketat ke 3.000 Hewan Kurban

wartaborneo.com, PANGKALAN BUN – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menerapkan pengawasan ketat terhadap hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Lebih dari 3.000 hewan kurban diperiksa untuk memastikan kesehatan dan kelayakan.

Pengawasan tersebut dilakukan secara menyeluruh, mulai dari daerah asal ternak hingga ke lokasi penyembelihan, guna memastikan hewan dalam kondisi sehat dan layak dikurbankan.

Plt Kepala Dinas Pertanian Kobar Haryo Prabowo melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, drh. Gusti M. Sofyannoor, M.Biotech, menegaskan pentingnya pengawasan berlapis dalam mencegah risiko penyakit.

“Pengawasan sudah dimulai sejak dari tempat asal ternak, termasuk pemeriksaan dokumen kesehatan hewan dan asal wilayahnya,” ujarnya, Selasa, 19 Mei 2026.

Setiap ternak yang masuk ke wilayah Kotawaringin Barat diwajibkan memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang diterbitkan oleh otoritas berwenang dari daerah asal.

Berdasarkan data hingga 13 Mei 2026, sebanyak 3.080 ekor hewan kurban telah diperiksa, terdiri dari 1.839 sapi dan 1.241 kambing.

Sementara itu, sebanyak 89 petugas akan diterjunkan ke 381 titik lokasi penyembelihan untuk memastikan proses kurban berjalan aman dan sesuai ketentuan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, setibanya di wilayah tujuan, petugas melakukan verifikasi dokumen sekaligus pemeriksaan fisik untuk memastikan kondisi hewan tetap prima.

Pemeriksaan dilanjutkan di kandang penampungan dan lokasi penjualan, meliputi pengecekan kondisi umum seperti suhu tubuh, nafsu makan, hingga kondisi kulit dan kuku.

“Hewan yang telah memenuhi syarat kesehatan akan diberikan rekomendasi layak kurban melalui SKKH dari Dinas Pertanian,” jelasnya.(NURITA)

Deskripsi: baru-baru ini Distan Kobar melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban untuk memastikan hewan kurban sehat dan tidak bergejala Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan lumpy skin disease (LSD) (FOTO: IST)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *