wartaborneo.com, MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara resmi melantik pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Barito Utara masa bakti 2026-2031, Senin (18/5/2026). Pelantikan yang berlangsung di aula kantor bupati setempat ini dipimpin langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, S.T., M.T., dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Ketua Kadin Barito Utara yang baru untuk periode 2026-2031 adalah Fariyadi Y. Tingan. Dalam sambutannya, Bupati Shalahuddin berharap kepengurusan baru mampu membawa angin segar bagi iklim investasi dan pertumbuhan usaha di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.
Bupati Shalahuddin menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha tidak lagi bersifat opsional, melainkan keharusan. Menurutnya, percepatan pembangunan ekonomi yang inklusif hanya bisa terwujud jika kedua pihak saling bahu-membahu.
“Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan para pelaku usaha, begitu pula sebaliknya. Dunia usaha memerlukan iklim investasi yang kondusif serta kepastian kebijakan dari kami,” tegas Bupati Shalahuddin dalam sambutannya.
Orang nomor satu di Barito Utara itu juga menginstruksikan Kadin untuk berperan aktif sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan pelaku usaha. Ia ingin Kadin tidak hanya menjadi wadah seremonial, melainkan mitra strategis yang mampu menerjemahkan kebutuhan riil dunia usaha ke dalam kebijakan daerah.
“Saya berharap pengurus Kadin Barito Utara di bawah kepemimpinan Pak Fariyadi dapat menjadi jembatan yang memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kerja sama ini,” ujar Bupati Shalahuddin.
Pelantikan ini diharapkan mampu mengakselerasi pengoptimalan sektor-sektor potensial seperti pertambangan, perkebunan, pertanian rakyat, perikanan, serta pariwisata. Kadin juga didorong untuk fokus pada program peningkatan kelas UMKM dan penyerapan tenaga kerja lokal.
Ketua Kadin Barito Utara terpilih, Fariyadi Y. Tingan, menyampaikan komitmennya untuk membangun kolaborasi nyata dengan pemkab. Ia akan memprioritaskan pendampingan bagi pelaku UMKM agar produk lokal mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.












