Tebar 76.000 Bibit Ikan di DAM Trinsing, Peringatan Harjad Barito Utara Seiring Menjaga Ekosistem

Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara, Shalahuddin - Felix Sonadie beserta jajaran secara kompak melepas sebanyak 76.000 bibit ikan bertempat di objek wisata DAM Trinsing, Desa Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan, Rabu (22/7/2026).Foto-wartaborneo/Ahya

wartaborneo.com, TEWEH SELATAN – Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara, Shalahuddin – Felix Sonadie beserta jajaran secara kompak melepas sebanyak 76.000 bibit ikan bertempat di objek wisata DAM Trinsing, Desa Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan, Rabu (22/7/2026).

Pelepasan bibit ikan ini menjadi program restocking Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Barito Utara sekaligus menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Barito Utara ke 76.

Disampaikan Kepala DKPP Barito Utara, Siswandoyo, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga ekosistem perairan sekaligus meningkatkan populasi ikan di wilayah Kabupaten Barito Utara.

Ia mengatakan, selain itu, kegiatan restocking bertujuan untuk meningkatkan produksi perikanan guna memenuhi kebutuhan gizi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan.

“Restocking ini merupakan upaya nyata untuk menjaga kesinambungan ekosistem perairan sekaligus meningkatkan populasi ikan. Dengan bertambahnya populasi ikan, produktivitas hasil tangkapan masyarakat akan meningkat sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi para nelayan dan masyarakat sekitar,” ujar Siswandoyo.

Sebanyak 76.000 ekor benih ikan dilepaskan ke perairan Dam Trinsing, Danau Butong, serta sejumlah anak sungai di Barito Utara.

Diungkap Siswandoyo, jumlah tersebut sengaja disesuaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Kabupaten Barito Utara. Jenis ikan yang ditebar terdiri dari ikan betok, gurame, patin, dan jelawat yang merupakan ikan endemis asli Kalimantan Tengah.

Sementara Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin ST MT, mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan potensi perairan yang dimiliki secara bijaksana.

Menurutnya, Kabupaten Barito Utara memiliki sumber daya alam yang sangat besar yang apabila dikelola dengan baik, profesional, dan berkelanjutan akan memberikan manfaat optimal bagi kesejahteraan rakyat.

“Kami ingin seluruh camat menyampaikan apa saja yang masih menjadi kendala atau masalah krusial yang ada di kecamatannya. Karena sebentar lagi kita akan memasuki kegiatan perubahan 2026 dan kegiatan murni 2027. Kami berharap jangan sampai ada kegiatan krusial yang menyangkut hajat hidup orang banyak di kecamatan itu tidak tertangani,” tegas Shalahuddin.

 

Editor: Ahya Fr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *