wartaborneo.com, MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara, Shalahuddin, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Muhlis, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah fasilitas pelayanan publik di Muara Teweh, Selasa (23/6/2026).
Lokasi yang disambangi antara lain Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Barito Utara, SPBU Batara Membangun milik Perusda, serta RSUD Muara Teweh. Sidak terakhir juga menyasar SPAM Jingah yang masih dalam tahap pembangunan.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan langsung kondisi di lapangan, terutama menyusul adanya keluhan masyarakat terkait kualitas air bersih beberapa hari terakhir.
Dalam peninjauan ke PDAM, Shalahuddin mengungkapkan sidak ini respons atas laporan air keruh yang masuk selama empat hari terakhir.
“Ternyata itu adalah sisa kekeruhan setelah proses pembersihan sebelumnya. Ke depan, tahun depan kita akan pisahkan kantor pelayanan dengan tempat pengolahan. Kapasitas air akan kita besarkan, mudah-mudahan PDAM kita bisa melayani seluruh masyarakat,” ujar Shalahuddin.
Orang nomor satu di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan ini juga memastikan adanya tambahan anggaran dari APBN yang akan menambah kapasitas produksi air sebesar 2 liter per detik. Rencananya, kantor PDAM akan dipindahkan, sementara lokasi saat ini dikhususkan hanya untuk instalasi pengolahan air.
Selanjutnya, Bupati meninjau SPBU Batara Membangun untuk memastikan ketersediaan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM).
“Alhamdulillah kita lihat cukup, meskipun ada permintaan tambahan dari beberapa kecamatan. Masih kita tunggu regulasi dari pemerintah pusat untuk penambahan kuota,” jelasnya.
Di RSUD Muara Teweh, Shalahuddin menyoroti kondisi fasilitas dan pelayanan medis. “Rumah sakit kita lihat kondisinya. Harapan kita semakin baik pelayanannya, tidak hanya dari sisi sarana, tetapi juga dari pelayanan para dokter,” harapnya.
Sidak terakhir dilakukan di proyek SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Jingah. Bupati memastikan proyek tersebut akan selesai pada bulan Desember mendatang. Di SPAM ini akan dipasang booster untuk mendorong distribusi air.
“Pelayanannya sampai Sikui 27 dan juga termasuk melayani kawasan Jingah,” pungkas Shalahuddin.












